Mantel Baru

Mantel Baru

Vikram sedang berada di sebuah toko.
Seorang wanita berbicara kepada​nya.
338Selamat siang.
593Selamat siang.
338Apa Mas kerja di sini?
593Eh? Saya ...
338Begini, saya mau minta tolong.
593Tapi …
338Saya mau beli mantel baru.
338Saya sukanya yang merah. Menurut Mas bagaimana?
593Bu ...
338Atau, lebih bagus yang cokelat ya?
593Hmm ...
593Yang cokelat lebih nyaman dan lebih murah.
593Tapi, yang merah sangat cantik…
593… dan juga elegan!
593Cocok sekali untuk Ibu!
338Oke. Saya mau beli mantel yang merah saja!
338Terima kasih! Kinerja bagus, Mas!
338Kasirnya di mana ya?
593Saya kurang tahu, Bu.
593Saya tidak bekerja di sini.
CULTURAL NOTES
The word "Mas" (which is originated from Javanese) literally means "older brother". It is also used to call or refer to any adult men. In some informal occasions, some people add the suffix "-nya" for emphasis, but it does not change the meaning of the word.