Mantel Baru

Mantel Baru

Vikram sedang berada di sebuah toko.
Seorang wanita berbicara kepada⁠nya.
NarratorSelamat siang.
VikramSelamat siang.
NarratorApa Mas kerja di sini?
VikramEh? Saya ...
NarratorBegini, saya mau minta tolong.
VikramTapi …
NarratorSaya mau beli mantel baru.
NarratorSaya sukanya yang merah. Menurut Mas bagaimana?
VikramBu ...
NarratorAtau, lebih bagus yang cokelat ya?
VikramHmm ...
VikramYang cokelat lebih nyaman dan lebih murah.
VikramTapi, yang merah sangat cantik…
Vikram… dan juga elegan!
VikramCocok sekali untuk Ibu!
NarratorOke. Saya mau beli mantel yang merah saja!
NarratorTerima kasih! Kinerja bagus, Mas!
NarratorKasirnya di mana ya?
VikramSaya kurang tahu, Bu.
VikramSaya tidak bekerja di sini.
CULTURAL NOTES
The word "Mas" (which originated from Javanese) literally means "older brother". It is also used to call or refer to any adult men. In some informal occasions, some people add the suffix "-nya" for emphasis, but it does not change the meaning of the word.