Bea sedang naik taksi. Dia melihat peta di teleponnya.
Habis ini belok kiri ya, Pak!
Enggak, Bu, ini harusnya masih lurus tiga kilo lagi.
Tapi di telepon saya katanya lebih cepat kalau belok kiri langsung …
Enggak bisa, Bu. Saya sudah hafal semua jalan di kota ini.
Nah, telepon saya tahu semua jalan di semua kota di seluruh dunia.
Hahaha, iya sih, tapi kan saya yang menyetir …
Tapi yang bayar saya, kan?
Ya sudah, Bu. Ini saya belok kiri ya.Pak Sopir berbelok ke kiri, lalu berhenti.
Sudah. Ibu mau berenang?
Enggak, saya mau belanja. Kenapa?
Karena di depan ada sungai besar, Ibu lihat kan?
Eh … kayaknya telepon saya salah ya tentang jalannya …
Maaf ya, Pak.
Ya, saya sudah bilang, saya tahu jalannya. Saya putar balik ya Bu?
Iya Pak …