Guru yang Luar Biasa

Guru yang Luar Biasa

Jeni berada di depan kantor bos⁠nya.
JeniAku akan bilang bahwa aku tidak mau lagi bekerja di sini.
JeniAku guru terburuk di dunia.
JeniMurid-murid⁠ku tidak ada yang menyukai⁠ku!
JeniMenjadi guru itu terlalu sulit untuk⁠ku.
Jeni mengetuk...
... pintu.
Tidak ada jawaban.
Oskar keluar dari kelas⁠nya.
OskarOh, Jeni! Bos sedang tidak di kantor.
OskarAda perlu apa?
JeniHmm … aku boleh bilang sesuatu enggak?
OskarTentu, tapi sebelum itu, aku juga mau bilang sesuatu. Kamu tahu tidak, kalau kamu guru yang sangat hebat?
JeniBenaran?
OskarYa, murid-murid⁠mu semuanya menyukaimu!
OskarBanyak guru yang langsung pulang setelah sekolah selesai.
OskarTapi kamu tidak. Kamu tetap di sekolah membantu murid yang masih perlu bantuan.
OskarAku tahu pekerjaan ini sulit.
OskarTapi murid-murid⁠mu membutuhkan guru seperti kamu, Jen.
JeniMakasih. Kamu benar.
JeniKadang aku lupa.
JeniDan aku terlalu cemas dengan pekerjaan⁠ku.
OskarAku tahu kamu cemas.
JeniKok tahu?
OskarYa, aku dengar kamu ngomong tadi!